Bayi Kognital RSUD SEKAYU

Minggu,  12 Mei 2013  −  18:53 WIB
Bayi malang lahir tanpa kaki & tangan di Sekayu

Sindonews.com – Pasangan suami istri Neti Suryani,30, dan Heriyanto,35, warga RT 02 Dusun II Desa Lumpatan 1 Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba hanya bisa pasrah. Mereka sangat terkejut tatkala mendapati buah hatinya yang kedua berjenis kelamin laki-laki terlahir dengan kondisi memprihatinkan, tanpa kaki dan tangan sebagaimana layaknya bayi yang dilahirkan.

Sang Ibu Neti sangat terpukul dan tidak menyangka hal tersebut dapat terjadi. Sebab, dia tidak merasakan ada hal yang janggal atau ada firasat selama masa kehamilannya. “Aku gak ada firasat apa-apa. Malah sehat-sehat,” ujar Neti kepada Sindonews di Sekayu, Sumatera Selatan, Minggu (12/5/2013).

Bayi mungil itupun dilahirkan di rumah Neti dengan bantuan bidan desa Sabtu 11 Mei 2013 sekitar pukul 12.30 WIB, dengan berat 2 Kg dan panjang 20 cm. Bayi malang itu diberi nama Muhammad Rizki.

Ayah Rizkipun, Heriyanto mengaku selama hamil dia tidak melihat ada kelainan. Bahkan pada usia kandungan lima bulan pernah diperiksa ke RSUD Sekayu. Dari hasil USG kondisi bayi dalam keadaan sehat dan dokter menyebutkan tidak ada kelainan.

“Pada saat diperiksaan di rumah sakit baik-baik saja. Makanya kami terkejut ketika dilahirkan tanpa kaki dan tangan,” ujarnya.

Bahkan, jelas sang suami yang bekerja sebagai buruh bangunan itu, istri selalu menjaga makanan dan tidak pernah mengkonsumsi obat-obatan atau bahan kimia. Kondisi Rizki yang memiliki kekurangan fisik dan berat cuma 2 kg membuat keduanya bakal memperhatikan Rizki dengan baik.

Kedua pasangan ini pun hanya bisa pasrah dan menyakini kondisi tersebut adalah ujian dari Tuhan agar keluarganya bisa lebih bersabar dalam merawat bayi itu. Sejauh ini kondisi bayi tersebut sehat, baik alat pencernaan dan pembuangannya normal. Hanya saja tidak ada kaki dan tangannya. 

“Meskipun dia terlahir tidak normal, dia tetap anak kami dan saya tetap merawatnya sampai dia dewasa. Kami yakin ada rencana Tuhan yang baik untuk kami dan keluarga. Kami selalu berpikir baik,” ungkapnya.

Sang ayah pun berharap agar kelak anaknya itu tetap sehat. Bahkan jika nanti tumbuh dewasa dia berencana memasukkan anaknya ke pondok pesantren di Pulau Jawa. “Anak titipan Tuhan akan selalu kami jaga. Kami yakin kelak anaknya menjadi anak yang cerdas dan pandai mengaji,” ucapnya sedih.

Kades Lumpatan, Abdul Fattah, menjelaskan warga disekitar lumpatan ramai melihat bayi ajaib itu. Diapun begitu mendengar kabar bersama istri langsung menjenguk ke rumah si bayi.

“Kita sangat prihatin. untuk itu harapannya dari pihak terkait dapat memberikan sedikit bantuan dan melakukan pengecekan kesehatan terhadap bayi ini,” ujarnya. Bukan saja kades, namun warga disekitar lokasipun beramai-ramai memberikan bantuan bagi bayi malang tersebut.

 

(kri)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s