Isu Pemecata Foday Boakay Eddy

Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex Noerdin membantah kalau manajemen Sriwijaya FC akan memecat Foday Boakay, seperti yang diungkapkan Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin semalam. Menurut Dodi, Foday tidak akan dipecat, namun sekembalinya dari Liberia, Foday akan diberi peringatan, karena telah membuat geram dan kesal salah satu manajemen Sriwijaya FC. Namun tidak sampai ke arah pemecatan. Pemecatan pemain harus sepengetahuan Presiden klub, sementara saya sama sekali tidak mengetahui soal pemecatan ini, dan saya juga tidak menyetujui pemecatan Foday. Senada dengan Dodi, Direktur keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Augie Bunyamin mengatakan, kalau Sriwijaya FC tidak ada rencana memecat Foday. Dikatakan Augie  sebelum berangkat ke Liberia, Foday Boakay menemui dirinya dan sudah meminta izin untuk memperkuat Timnas Liberia. Foday juga membawa surat resmi dari federasi sepakbola Liberia. Karena surat tersebut lengkap, maka manajemen Sriwijaya FC mengizinkan Foday memperkuat timnas Liberia. Karena itu Augie heran dengan pemberitaan yang sudah beredar luas, kalau Foday dipecat, karena berangkat ke Liberia tanpa izin dari manajemen.” Izin resmi dari manajemen sudah ada. Setelah diizinkan oleh manajemen baru Foday berangkat. Karena itu tidak benar kalau Foday akan dipecat. Sebelumnya beredar berita kalau Sriwijaya FC memecat Foday karena berangkat ke Liberia tanpa izin dari manajemen. Informasi dipecatnya Foday oleh Sriwijaya FC disampaikan Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin. “Mungkin pak Hendri saat itu sedang geram dan kesal karena merasa telah dibohongin oleh Foday. Lalu kehohongan apa yang dilakukan Foday, sehingga Hendri begitu marahnya dan memecat Foday. Berdasarkan informasi yang dirangkum di lapangan, Hendri geram dengan Foday. Sekitar satu minggu sebelum kepergian Foday  memperkuat timnas Liberia, Foday menelpon dan minta uang Rp50 juta untuk mendatangkan istrinya  ke Palembang. Mengingat itu merupakan kewajiban manajemen, maka permintaan Foday langsung kabulkan. Foday kembali meminta uang bonus untuk jemput istrinya di Jakarta. Lantaran alasan tersebut tepat, manajemen kembali bersedia mengabulkan. Uang bonus sebenarnya belum cair, tapi manajemen memberikan Foday bonus tersebut lebih dulu dari pemain lainnya. Namun , istri Foday  ternyata tidak ada di Indonesia. Artinya Foday membohongi Hendri dan manajemen lainnya. Hendri bahkan semakin berang ketika Foday kembali menghubunginya. Kali ini Foday meminta uang Rp60 juta untuk membatalkan niatnya memperkuat timnas Liberia. Uang Rp60 juta itu, dikatakan Foday untuk ganti biaya tiket, padahal tiket itu sudah dibiayai timnas Liberia. Selain itu, Foday sebelumnya bilang tidak akan memperkuat Liberia demi Sriwijaya FC. Sekali lagi Hendri merasa dibohongin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s