Model Pembelajaran kooperatif (cooperatif learning)

Kauchak dalam Wardhani(2005), model pembelajaran adalah pedoman berupa program atau petunjuk strategi mengajar yang dirancang untuk mencapai suatu pembelajaran. Pedoman itu memuat tanggung jawab guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan guru adalah model pembelajaran kooperatif. model pembelajaran kooperatif merupakan salah satu model pembelajaran yang mengutamakan kerjasama (kelompok) yan heterogen yakni memiliki berbagai karakter yang berbeda satu sama lain. kerjasama disini yakni antara siswa dengan siswa yang lainnya dengan tujuan dapat menciptakan pembelajaran yang efektif. adapun tujuan pembelajaran kooperatif yakni menciptakan partisipasi siswa dalam belajar dan memberi kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi satu sama lain dalam menciptakan proses belajar secara aktif. pada pembelajaran kooperatif ini diutamakan kerja kelompok antar siswa tanpa ada pendiskrimanasian antara siswayang satu dengan yang lain, saling menghargai pendapat satu sama lain.

  1. Prinsip Dasar Model Pembelajaran Kooperatif

Menurut Nur (dalam Widyantini, 2006: 4), prinsip dasar dalam pembelajaran kooperatif sebagai berikut:

  1. Setiap anggota kelompok bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dikerjakan dalam kelompoknya dan berpikir bahwa semua anggota kelompok memiliki tujuan yang sama.
  2. Dalam kelompok terdapat pembagian tugas secara merata dan dilakukan evaluasi setelahnya.
  3. Saling membagi kepemimpinan antar anggota kelompok untuk belajar bersama selama pembelajaran.
  4. Setiap anggota kelompok bertanggungjawab atas semua pekerjaan kelompok.
  5. setiap anggota kelompok bertanggung jawab atas kerja kelompok secara individu

Ciri-ciri model pembelajaran kooperatif menurut Nur (dalam Widyantini, 2006: 4) sebagai berikut:

  1. Siswa dalam kelompok bekerja sama menyelesaikan materi belajar sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai.
  2. Kelompok dibentuk secara heterogen.
  3. Penghargaan lebih diberikan kepada kelompok, bukan kepada individu.

Langkah-langkah Pembelajaran Kooperatif

  1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengkomunikasikan kompetensi dasar yang akan dicapai serta memotivasi siswa.
  2. Menyajikan informasi. Guru menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan demonstrasi atau lewat bahan bacaan.
  3. Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar. Guru menginformasikan pengelompokan siswa, Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana caranya membentuk kelompok belajar dan membantu setiap kelompok agar melakukan transisi secara efisien.
  4. Membimbing kelompok belajar. Guru membimbing kelompok-kelompok belajar pada saat mereka mengerjakan tugas-tugas mereka.Guru memotivasi serta memfasilitasi kerja siswa dalam kelompok kelompok belajar.
  5. Evaluasi. Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi pembelajaran yang telah dilaksanakanmaupun  hasil kerja kelompok
  6. Memberikan penghargaan. Guru memberi penghargaan hasil belajar individual dan kelompok.

Menurut Slavin, Robert E (2010:257) mengemukakan “Pendekatan paling efektif terhadap manajemen kelas bagi pembelajaran kooperatif adalah menciptakan sebuah sistem penghargaan positif yang didasarkan pada kelompok”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s